4. Wisata Budaya

Candi Brahu

brahuAlamat Desa Bejijong Kecamatan Trowulan Mojokerto

Candi ini terbuat dari bata merah dan dibangun di atas sebidang tanah menghadap ke arah barat dan berukuran panjang sekitar 22,5 meter dengan lebar 18 meter.

Candi ini dibangun dengan gaya dan kultur Budha. Dalam Prasasti yang ditulis oleh Empu Sendok, Candi Brahu merupakan tempat pembakaran (krematorium) jenazah raja-raja Brawijaya. Anehnya dalam penelitian tersebut tak ada seorang ahli pun yang menemukan abu tersebut.

Candi Bangkal

bangkalAlamat Desa Kambangsri Kecamatan Ngoro Mojokerto

Berada diantara sawah milik penduduk setempat, lokasi Candi Bangkal ini mudah dijangkau karena berada tidak jauh dari jalan raya. Bentuknya yang unik dengan dominasi warna merah dan menjulang tinggi diantara hijaunya persawahan.

Candi ini diperkirakan dibangun abad ke 13 dan 14 Masehi. Pada masa itu terjadi pergeseran kekuasaan dari wilayah tengah jawa ke bagian timur Jawa dan dominasi Kerajaan Majapahit.

Candi Wringin Lawang

candiwringinlawang1

Gapura Wringin Lawang merupakan bangunan kuno bentuk Gapura Belah yang tidak memiliki atap (Tipe Candi Bentar). Gapura ini diperkirakan sebagai pintu gerbang masuk salah satu kompleks bangunan yang berada di kota Mojopahit. Lokasinya berada di dukuh Wringin Lawang, Desa Jatipasar, Kecamatan Trowulan. Mudah dijangkau dengan berbagai kendaraan.

Candi Bajang Ratu

bajangratu

Lokasi : Desa Temon, Kecamatan Trowulan Bahan : Batu dan Bata Ukuran : Tinggi : 16,1 M Panjang : 11 M Lebar : 6, 704 M

Jarak dari kota Surabaya ? 72 Km. Gapura Bajang Ratu berbentuk Paduraksa mempunyai sayap di kanan dan kirinya. Relief yang menghiasi gapura dari atas ke bawah antara lain berupa mata satu, kepala garuda, matahari diapit naga, kepala kala diapit singa, binatang bertelinga panjang, adapun releif yang bermakna cerita adalah relief yang dipahatkan pada bagian sayap dan relief sri tanjung. Gapura Bajang Ratu dihubungkan dengan Raden Jayanegara sehingga fungsi yang sebenarnya bukan sebagai pintu masuk menuju keraton Mojopahit melainkan menuju ke suatu bangunan suci.

Kolam Segaran

kolamsegaran_2Lokasi : Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan
Bahan : Bata
Ukuran : Panjang : 375 M
Lebar : 175 M

Jarak dari Surabaya ? 69 Km. Seluruh bangunan Kolam Segaran tersebut dari bata yang ukuran tinggi 3, 16 M dan lebar 1, 6 M. Menurut cerita rakyat, Kolam Segaran ini untuk menjamu tamu dari manca negara. Konon ceritanya pada saat perjamuan pring, sendok dan lain sebagainya di buang ke lokasi. Hal ini dilakukan oleh Raja Mojopahit untuk menunjukkan kejayaan atau tingkat kemakmuran Kerajaan Mojopahit.

Telah Terbit on Maret 16, 2009 at 4:08 am  Tinggalkan sebuah Komentar  

The URI to TrackBack this entry is: https://satuplusenam.wordpress.com/wisata-budaya/trackback/

RSS feed for comments on this post.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: